PELUANG BISNIS DI MASA PANDEMI CORONA

PELUANG BISNIS DI MASA PANDEMI CORONA

10 Februari 2021

Adaptasi kebiasaan baru memungkinkan bisnis untuk mulai berjalan kembali. Namun, adanya protokol kesehatan tentu akan membentuk perilaku bisnis yang berbeda. Misalnya, banyaknya bisnis yang mulai dilakukan secara online terkait kewajiban physical distancing. Tak hanya itu, pandemi Corona juga telah menciptakan pola konsumsi yang baru dan tentu bisa menjadi peluang bisnis baru disaat pandemi
Langsung saja simak penjelasannya berikut ini yaa...

  1. Menjual Makanan Beku (Frozen Food)

    Bisnis kuliner seperti cafe dan restoran dengan layanan makan di tempat (dine-in) merupakan salah satu bisnis yang paling terdampak dari pandemi corona. Riset dari Mckinsey & Company menyebutkan bahwa 58% konsumen Indonesia memilih mengurangi frekuensi makan di tempat selama pandemi. Meskipun demikian, bisnis kuliner ternyata termasuk salah satu bisnis yang sukses bertahan di tengah pandemi. Hal ini karena beberapa pemilik bisnis jeli melihat peluang pasar dengan melakukan strategi penjualan produk makanan beku (frozen food) karena jenis makanan ini mudah diolah dan dapat bertahan lama. Dengan strategi ini, bisnis mereka tidak terpengaruh dengan sepinya dine-in. Sebab, bisnis mereka mulai diarahkan ke produk takeaway dengan penjualan online.

  2. Menjual Produk Minuman Kemasan Siap Minum

    Seperti halnya bisnis makanan, bisnis minuman seperti kedai kopi atau coffee shop juga mengalami penurunan jumlah konsumen. Bahkan, Starbucks mengalami kerugian hingga Rp. 42 Triliun. Namun, Starbucks tak segera menutup gerainya mengingat permintaan dari pecinta kopi masih cukup tinggi. Mereka kemudian menyiasatinya dengan menjual kopi kemasan siap minum. Jadi, para pecinta kopi tetap dapat menikmati kopi dari rumah. Nah, melihat kopi siap minum yang cukup diminati, Anda juga bisa loh menjajal bisnis ini. Bahkan, Anda juga bisa menjual produk minuman kemasan siap minum lainnya dengan memaksimalkan penjualan online melalui aplikasi online maupun website dan upayakan promosi melalui media sosial misalnya instagram.
  3. Menjual Produk Jamu Kesehatan

    Situasi pandemi memaksa kita untuk memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Tak heran banyak orang mulai rajin berolahraga, makan makanan yang sehat, mengonsumsi vitamin dan minuman herbal. Terbukti menurut riset, produk perawatan kesehatan mengalami kenaikan penjualan hampir sebanyak 3x lipat secara online. Salah satu contohnya adalah Jamu Iboe. Produsen jamu ini mengatakan bisnis mereka mengalami peningkatan penjualan sebesar 2-3x lipat sejak pandemi terjadi. Strategi yang dilakukan adalah menggenjot penjualan online dan memberikan layanan home delivery service. Selain jamu, anda juga bisa menjual minuman herbal atau rempah khas Indonesia, seperti wedang uwuh. wedang sereh, dan lain sebagainya.

  4. Menjual Peralatan Pribadi ukuran travel pack

    Menjaga kesehatan dengan berolahraga dan konsumsi minuman kesehatan mungkin belum cukup. Tak heran di situasi pandemi ini, konsumen juga aware terhadap peralatan bersama. Terutama, peralatan makan. Oleh sebab itu, banyak orang lebih memilih membawa bekal dari rumah. Jika terpaksa makan di tempat makan, mereka cenderung membawa alat makan dan minum pribadi. Misalnya sedotan stainless, sendok, garpu, dan botol minum pribadi. Semua peralatan di atas seolah telah menjadi kebutuhan baru. Ini tentu menjadi peluang bisnis selama pandemi yang cukup potensial.