Artikel
20 Mei 2024
Apa Bedanya Leasing dan Kredit? Ini Penjelasannya!

Kita mungkin sudah sangat familiar dengan istilah leasing dan kredit. Baik leasing dan kredit sejatinya memiliki dua makna yang berbeda, tapi banyak dari kita yang masih sering mengira jika keduanya adalah hal yang sama. Agar tidak salah menggunakan kedua istilah tadi, mari cari tahu perbedaan leasing dan kredit berikut ini.
Apa itu leasing?
Sebelum mengetahui perbedaan leasing dan kredit, mari kita pahami dulu apa itu leasing. Leasing merupakan suatu bentuk pembiayaan yang unik, di mana lembaga pembiayaan (lessor) mengambil peran dalam membeli dan memiliki aset atau barang terlebih dahulu.
Kemudian, barang tersebut disewakan kepada pengguna (lessee) selama periode waktu yang telah ditentukan.
Uniknya, di akhir periode leasing, pengguna diberikan beberapa opsi, yaitu membeli aset tersebut untuk menjadi pemilik sepenuhnya, mengembalikannya kepada lessor, atau bahkan memperpanjang kontrak leasing. Penjelasan mengenai leasing tadi sebenarnya berlaku juga dalam konteks apa itu leasing mobil.
Ini menandai salah satu aspek kunci dalam memahami perbedaan leasing dan kredit, di mana opsi dan fleksibilitas berperan penting dalam kepemilikan aset.
Jenis-Jenis leasing
Memahami jenis-jenis leasing menjadi langkah penting selanjutnya dalam menguraikan perbedaan leasing dan kredit. Secara umum, leasing dibedakan menjadi lima jenis, yaitu:
- Leasing operasional
Leasing operasional adalah jenis perjanjian leasing di mana lessor menyewakan aset kepada lessee untuk periode waktu yang relatif singkat daripada usia ekonomis aset. Dengan begitu, lessee bisa mengganti atau memperbarui aset lebih sering tanpa harus berkomitmen untuk memilikinya.
Leasing operasional sering digunakan untuk peralatan yang cepat mengalami depresiasi, seperti peralatan kantor, komputer, dan kendaraan bermotor.
- Leasing kapital
Leasing kapital adalah jenis perjanjian leasing di mana hak kepemilikan aset pada dasarnya dialihkan dari lessor kepada lessee di akhir periode leasing. Ini berbeda dari leasing operasional yang kepemilikan aset tetap pada lessor. Leasing kapital justru memiliki karakteristik yang membuatnya lebih mirip dengan pembelian aset melalui skema kredit, meskipun secara teknis masih merupakan sewa.
Jenis leasing sering digunakan untuk peralatan yang tidak cepat mengalami depresiasi atau aset yang diharapkan memiliki usia panjang, seperti alat berat atau properti.
- Sales type leasing
Ini adalah jenis leasing yang digunakan dalam leasing finansial, di mana lessor tidak hanya menyewakan aset, tapi secara efektif juga menjual aset tersebut kepada lessee dari sisi ekonomi. Meskipun, kepemilikan hukum aset tetap pada lessor hingga akhir masa leasing.
- Leverage leasing
Leverage leasing adalah jenis transaksi leasing yang melibatkan tiga pihak, yaitu lessor (pemilik aset), lessee (pengguna aset), dan leverage (pemberi pinjaman). Pada leasing jenis ini, lessor menggunakan pinjaman untuk membiayai sebagian besar atau seluruh aset yang kemudian disewakan kepada lessee.
- Cross-border leasing
Merujuk pada perjanjian leasing di mana lessor dan lessee berada di negara yang berbeda. Transaksi ini melibatkan penyewaan aset yang bernilai besar seperti peralatan militer dan pesawat terbang.
Dari kelima jenis leasing, hanya ada dua yang paling umum untuk digunakan, yaitu leasing operasional dan leasing kapital. Sisanya mungkin hanya digunakan oleh golongan atau kelompok tertentu saja.
Perbedaan leasing dan kredit
Jika merujuk dari pengertian dan jenis-jenisnya, kita mungkin sudah sedikit paham mengenai perbedaan leasing dan kredit. Tapi, agar paham lebih dalam tentang perbedaan keduanya mari simak uraian berikut ini:
- Dari segi batas waktu
Salah satu perbedaan mendasar antara leasing dan kredit terletak pada lamanya waktu diberikan untuk menggunakan atau memiliki sesuatu.
Dalam leasing, waktu untuk menggunakan aset ditentukan oleh lessor (sebagai pemilik aset). Durasi waktunya sendiri bisa bervariasi, tapi seringkali ditawarkan dengan periode lama, sehingga memberi kesempatan kepada lessee untuk menggunakan aset tersebut selama mampu membayar sewanya.
Sebaliknya, skema pembiayaan kredit memiliki pendekatan yang berbeda. Pembeli dan lembaga pembiayaan akan menyepakati periode waktu tertentu untuk melunasi pembelian, biasanya berkisar antara 1 hingga 8 tahun. Durasi ini biasanya lebih singkat dibandingkan dengan leasing, tapi dengan kewajiban untuk membayar angsuran kepada bank / lembaga pembiayaan, sesuai jangka waktu yang telah disepakati di awal.
- Dari segi kepemilikan aset
Ketika mencari perbedaan leasing dan kredit, aspek kepemilikan bisa menjadi pembeda di antara keduanya.
Pada leasing, lessor tetap memegang hak atas kepemilikan barang selama periode leasing berlangsung. Ini berarti, meskipun lessee dapat menggunakan aset tersebut, bukan berarti ia menjadi pemiliknya. Baru di akhir periode leasing, lessee memiliki beberapa pilihan, yaitu:
- Membeli aset: Lessee bisa memilih untuk membeli aset tersebut dari lessor dengan harga yang sudah disepakati. Umumnya, harga jual suatu aset sudah ditetapkan di awal perjanjian.
- Memperpanjang leasing: Jika lessee masih ingin menggunakan barang tersebut, tapi belum siap atau tidak ingin membelinya, maka ia bisa memilih untuk memperpanjang periode leasing sesuai dengan ketentuan baru yang disepakati.
- Mengembalikan aset: Lessee bisa memilih opsi ketiga, yaitu mengembalikan aset ke lessor. Pengembalian aset biasanya tanpa kewajiban lebih lanjut, terkecuali jika ada kerusakan atau masalah, yang tidak termasuk dalam ketentuan normal penggunaan.
Berbeda dengan leasing, sistem kredit memberikan kepemilikan langsung kepada pembeli sejak awal perjanjian kredit. Dalam hal ini, bank atau lembaga keuangan lainnya bertindak sebagai pemberi dana untuk pembelian barang.
Namun, bukti kepemilikan dari barang yang sudah dibeli kemudian dijadikan jaminan atau agunan hingga pembeli menyelesaikan seluruh angsuran. Misalnya saja, saat kredit mobil maka BPKB akan dijadikan sebagai jaminan. Kepemilikan langsung ini memberi pembeli hak penuh atas barang, termasuk kebebasan untuk mengubah atau menjualnya, dengan syarat angsuran harus terlebih dahulu diselesaikan.
- Dari segi penggunaannya
Perbedaan leasing dan kredit tidak hanya dapat diketahui dari segi batas waktu serta kepemilikan atas asetnya, tapi juga dari siapa yang menggunakan kedua opsi pembiayaan tersebut.
Penggunaan spesifik dari leasing dan kredit dapat mencerminkan kebutuhan serta tujuan yang berbeda dari penggunanya.
Leasing seringkali menjadi pilihan populer bagi perusahaan untuk mengelola aset besar, seperti alat berat, kendaraan komersial, atau mesin industrial. Ada sejumlah yang membuat perusahaan lebih memilih leasing:
- Kemudahan penggantian aset: Leasing memungkinkan perusahaan untuk mengganti atau memperbarui aset mereka dengan lebih mudah tanpa harus menanggung beban penjualan aset lama.
- Keuntungan pajak: Leasing dapat membantu perusahaan mengurangi hitungan pajak.
- Manajemen modal kerja: Dengan mengurangi kebutuhan untuk mengeluarkan modal besar untuk pembelian aset, perusahaan justru dapat memanfaatkan modal mereka untuk investasi lain yang lebih strategis.
Di sisi lain, kredit lebih sering digunakan oleh individu untuk membiayai pembelian pribadi, seperti rumah, mobil, atau barang mahal lainnya.
Realisasikan Kredit Mobil yang Cepat dan Terpercaya dengan BCA Finance
Membeli mobil impian merupakan langkah besar yang seringkali memerlukan perencanaan finansial yang matang. Dalam mewujudkan mimpi tersebut, memilih partner pembiayaan yang tepat adalah kunci.
BCA Finance hadir sebagai solusi kredit mobil bank yang cepat dan terpercaya, serta menawarkan berbagai keunggulan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Berikut adalah beberapa keunggulan BCA Finance:
- Proses pengajuan yang cepat dan mudah
BCA Finance memahami betapa berharganya waktu Anda. Oleh karena itu, proses pengajuan kredit mobil dirancang untuk menjadi seefisien mungkin. Dengan sistem yang telah terintegrasi, pengajuan kredit mobil Anda dapat diproses dengan cepat.
- Suku bunga kompetitif
BCA juga menawarkan suku bunga yang kompetitif, sehingga cicilan bulanan Anda bisa jauh lebih ringan. Keunggulan ini membuat BCA Finance menjadi pilihan ekonomis untuk bantu mewujudkan rencana pembelian mobil Anda.
- Persyaratan yang mudah
BCA Finance juga menyederhanakan proses pengajuan dengan persyaratan yang mudah dan tidak rumit. Hal ini memungkinkan lebih banyak orang untuk dapat mengakses pembiayaan mobil, termasuk Anda yang baru pertama kali mengajukan kredit mobil.
- Fleksibilitas tenor pembayaran
Setiap orang memiliki kebutuhan dan kemampuan finansial yang berbeda. Menyadari hal ini, BCA Finance menyediakan fleksibilitas dalam pemilihan tenor pembayaran. Jadi, Anda dapat memilih jangka waktu pembayaran yang paling sesuai dengan rencana keuangan Anda.
- Customer service yang handal
Pengalaman pelanggan adalah prioritas utama di BCA Finance. Tim layanan pelanggan yang handal siap membantu Anda dalam setiap langkah, mulai dari pengajuan hingga pelunasan kredit. Pertanyaan dan masalah Anda akan ditangani dengan cepat dan efisien, menjamin kepuasan Anda selama periode pembiayaan.
Bersama BCA Finance, Anda mendapatkan partner pembiayaan yang tidak hanya cepat dan terpercaya, tapi juga memberikan beragam keunggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Jadikan rencana kredit mobil Anda menjadi kenyataan hari ini dengan BCA Finance, dan nikmati pengalaman memiliki mobil dengan lebih mudah, nyaman, serta menyenangkan.